ASISTENSI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE)

ASISTENSI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE)

KEGIATAN ASISTENSI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE)

TAHUN 2021

  • PENDAHULUAN

Asistensi Kube pada dasarnya adalah proses pendampingan terhadap suatu aktifitas Kelompok Usaha Bersama agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Sasarannya merupakan pengurus dan anggota KUBE serta sistem disekitarnya yang berkaitan langsung dengan keberadaan KUBE.

Pelaksanaan asistensi merupakan tahapan yang cukup penting mengingat hasil monitoring terhadap perkembangan KUBE yang terjadi saat ini yang menunjukkan terdapat beberapa aspek yang harus ditingkatkan, khususnya dari organisasi dan administrasi Hal ini berdasarkan hasil monitoring terhadap keberadaan KUBE menunjukan bahwa terdapat beberapa KUBE yang stagnan bahkan berhenti operasional di tengah jalan yang disebabkan pengelolaan organisasi yang kurang tepat. Atau KUBE yang berjalan secara operasional tapi lemah dalam sisi administrasi

Masalah lain yang adalah efektifitas operasional KUBE dalam melaksanakan kegiatan usaha. Mereka hanya menjalankan KUBE seadanya saja, tidak melalui pengorganisian kelompok yang benar sehingga kekompakan kelompok menjadi terganggu dan menyebabkan kelompok hanya dikelola oleh beberapa pihak saja, tidak mnerapkan asas kebersamaan dalam mengelola kelompok.

Kegiatan Asistensi bertujuan agar pengelolaan kelompok dikelola dengan benar berdasarkan prinsip prinsip organisasi terutama dalam pembagian kerja dan pendegasian kekuasaan. Selama ini hal tersebut tidak menjadi perhatian yang serius sehingga beban kerja organisasi henya ditanggung oleh satu pihak saja, tidak melibatkan pihak lain sesuai kewenangannya. Hal ini berpengaruh kepada kekompakkan suatu kelompok. Hilangnya unsur kebersamaan dan tanggung jawab menjadi penyebab utama dalam keutuhan kelompok.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, kegiatan Asistensi yang dilaksanakan dengan melibatkan pengurus dan anggota. Hal ini untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam organisasi sehingga ada rasa mmiliki. Selain itu pelibatan komponen dalam kelompok, diharapkan dapat mengungkap permasalahan kelompok scara kseluruhan dari berbagai aspek sehingga ditemukan masalah utama dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan.

Adapun aspek aspek umum yang menjadi focus asistensi adalah :

  • Aspek Administrasi

Pembukuan Kube yang meliputi : buku keanggotaan kube, buku agenda kegiatan kube, buku rencana kerja kube,buku keuangan / kas umum kube, buku inventaris kube,buku tamu dan buku Iuran Kesejahteraan Sosial.

  • Aspek Organsisasi
  • Kegiatan yang berkaitan dengan pembagian tugas dan kewenangan, tanggung jawab serta kekompakan KUBE dalam upaya pencapaian tujuan secara bersama sama



  • PELAKSANAAN KEGIATAN

  • Lokasi Pelaksanaan

Kegiatan di laksanakan di 2 kabupaten/kota yaitu :

  • Kota Palangka Raya
  • Asistensi dillaksanakan pada tanggal 8 Sept 2021 dengan petugas sebagai berikut :
  • Narasumber adalah petugas dari Dinas Sosial Provinsi yaitu Ema Hermawati , AKS. MAP dan Rusmiati
  • Moderator adalah petugas dari Dinas Sosial Kota yaitu Rima
  • Panitia : Agus Subekti dan Siti asnawati
  • Materi : Pengorganisasian KUBE

  • Kabupaten Gunung Mas
  • Asistensi dillaksanakan pada tanggal 8 Sept 2021 dengan petugas sebaga brikut :
  • Narasumber berasal dari petugas Dinas Sosial Provinsi : dan Siti Rahmah, S. Sos dan Sri Murtini, S.Sos, M.AP.
  • Moderator berasal dari Dinas Sosial Kab. Gunung Mas : Erik
  • Panitia : Kartika Panca Yetty S.Sos dan Oktavianus
  • Materi : Pengadministrasian KUBE



  • HASIL KEGIATAN.

Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyampaian materi dan diskusi. Pemilihan mtode ini untuk mendukung proses asistensi melalui proses penguaatan komunikasi dua arah antara petugas dengan pengurus dan anggota KUBE. Selanjutnya pihak KUBE diberikan ksempatan untuk menyampaiakan paparan terkait dengan perkembangan KUBE sampai dengan saat ini, termasuk permasalahan yang terjadi pada saat aktifitas dilaksanakan.

Beberapa hal yang menjadi fokus Asistensi adalah kegiatan berkaitan dengan pembagian pekerjaan kepada seluruh pengurus dan anggota KUBE sehingga semua anggota mempunyai tanggung jawab berdasarkan tugas kerja masing masing. Hal ini terkadang diabaikan, bahkan ada beberapa KUBE yang dikelola oleh perorangan atau habnya pengurusnya saja. Keberadaan anggota diposisikan sebagai pelengkap saja. Akibatnya kebersamaan dalam KUBE tak terwujud dan keberadaan KUBE tidak bertahan lama. Dengan kondisi organisasi seperti ini, akan menyebabkan KUBE tidak berkembang. Beban tugas yang begitu banyak tidak ditanggung secara bersama sehingga motivasi untuk mempertahankan eksistensi KUBE hanya dimiliki oleh sebagian pengurus saja.

Fokus pendampingan yang lain adalah tentang bagaimana membentuk organisasi yang baik. Mulai dari bagaimana membangun komunikasi yang efektif pada setiap tahapan kegiatan sehingga seluruh anggota mengetahui dan memahami target apa yang akan di capai dalam tahapan tersebut. Demikian juga apabila ada permasalahan, maka komunikasi merupakan point paling penting untuk menemukan solusinya.

Sementara ini, dalam pendampingan Pengadministrasian Kelompok, KUBE didampingi dalam hal penataan Administrasi yang benar, khususnya tentang pemanfaatan dan penggunaan buku buku yang dimiliki KUBE. Ada beberapa buku yang melengkapi operasional suatu KUBE yaitu meliputi : buku keanggotaan kube, buku agenda kegiatan kube, buku rencana kerja kube,buku keuangan / kas umum kube, buku inventaris kube,buku tamu dan buku Iuran Kesejahteraan Sosial.

Dalam kesempatan ini disampaikan bagaimana teknis penggunaannya dan apa saja manfaat yang diperoleh dengan penggunaan buku tersebut. Selain itu, para pengurus KUBE diberi kesempatan untuk menyampaikan kendala yang ditemukan dalam pengadministrasian KUBE. Diharapkan langkah ini dapat, menyempurnaan penglolaan KUBE yang ada saat in dan dapat berdampak langsung dalam perkembangan KUBE selanjutnya.

Gambar Berkaitan